Gegap gempita atmosfir Era Revolusi Industri 4.0 semakin terasa. Revolusi Industri 4.0 merupakan fenomena yang mengkolaborasikan teknologi cyber dan teknologi otomatisasi. Konsep penerapannya berpusat pada otomatisasi yang dilakukan teknologi tanpa memerlukan tenaga kerja manusia dalam proses pengaplikasiannya.

Hal tersebut menambah nilai efisiensi pada suatu lingkungan kerja. Manajemen waktu dianggap sebagai sesuatu yang vital dan dibutuhkan semua bidang. Selain itu, manajemen waktu yang baik secara eksponensial akan berdampak pada kualitas tenaga kerja dan biaya produksi.

Terlepas dari peran teknologi dalam bidang industri, manfaatnya juga bisa didapatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Saat ini, pengambilan dan pertukaran informasi  dengan mudah dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui jaringan internet.

Era Revolusi Industri 4.0 akan ada sembilan teknologi yang menjadi pilar mengembangkan sebuah industri atau jasa biasa menuju siap digital, yakni Internet of Things (IoT), sebuah konsep suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia. Kedua Big Data, yakni istilah yang menggambarkan volume data besar, baik data yang terstruktur maupun data yang tidak terstruktur. Ketiga Argumented Reality, yaitu teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Keempat, Cyber Security, yakni upaya melindungi informasi dari cyber attack. Kelima, Artifical Intelegence, merupakan sebuah teknologi komputer atau mesin yang memiliki kecerdasan layaknya manusia. Keenam, Addictive Manufacturing suatuterobosan baru di industri manufaktur yang sering dikenal menggunakan printer 3D. Ketujuh, Simulation, yakni sebuah model mewakili sistem itu sendiri, sedangkan simulasi mewakili operasinya dari waktu ke waktu. Kedelapan, System Integerationyang merupakan rangkaian yang menghubungkan beberapa sistem secara fisik maupun fungsional. Terakhir, Cloud Computing,yaitu teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi. Pengguna komputer mendapat hak akses (login) mengakses server virtual untuk bisa konfigurasi server melalui internet. Bagaimana penerapannya di dunia pendidikan tinggi seperti Unisba yang kini memasuki usia 61 tahun?

Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti, Prof. Ismunandar, Ph.D saat  menjadi keynote speaker  terkait pengembangan pendidikan kedokteran di Era Revolusi Industri 4.0.mengatakan, dunia medis kini tengah menghadapi era baru di mana segala sesuatu dituntut lebih cepat. Di dunia kesehatan pemanfaatan teknologi yang esensinya menggunakan internet of thingsbig data, dan artificial intilegent sudah dilakukan. Bahkan sekira 4,9 juta orang kini sudah terhubung dengan perangkat dan tenaga medis secara online.

Riset McKinsey & Company menyebut, dalam rentang waktu 15 tahun, mulai 2015-2030, sekira 23 juta pekerjaan yang ada saat ini akan digantikan otomatisasi pada 2030. Di sisi lain, teknologi membuka peluang 27-46 juta pekerjaan baru dan 10 juta di antaranya merupakan jenis pekerjaan yang belum pernah ada sebelumnya.

Dia menambahkan, dalam rangka meningkatkan penjaminan mutu pada proses pendidikan dan kualitas lulusan, perguruan tinggi (PT) harus melakukan reorientasi kurikulum dengan memperhatikan berbagai standar yang ada di PT Nasional.  Menurut Ismunandar, perkuliahan tatap muka hendaknya lebih banyak diisi melalui kegiatan yang dapat mengasah kemampuan berfikir tingkat tinggi, diskusi, dan problem solving. Sementara terkait hal-hal yang berkaitan dengan materi atau transfer knowledge dapat diselesaikan melalui perkuliahan online atau modul-modul yang tersedia.

Sementara itu, Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Ali Ghufron Mukti berharap, di Era Revolusi Industri 4.0 dosen tidak hanya dituntut mentransformasikan keilmuan yang dimiliki tapi juga mengembangkannya melalui aspek tridharama perguruan tinggi, yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.(dari berbagai sumber)**