“Kekuatan yang dasyat bukan bersumber dari tubuh yang berotot tetapi dari pikiran-pikiran cemerlang yang menjadi pencerah.”

Quotes di atas ditulis seorang founding  father India, yakni Mahatma Gandhi. Gandhi adalah seorang pejuang, pahlawan, dan bapak bagi bangsa India. Melalui perjuangannya India merdeka dari Inggris. Dia dikenal cerdas, agamis, dan nasionalis. Cerdas karena dia banyak belajar dari berbagai negara dan dikenal sebagai diplomat ulung. Agamis karena Gandhi juga mengajarkan nilai-nilai agama Hindu. Meskipun beragama Hindu tapi Gandhi mengagumi ajaran Islam. “Islam disebarkan Nabi Muhammad dengan cinta bukan pedang. Berbekal cintanya, ia ‘menaklukkan’ seluruh manusia dan alam semesta..!” kata Mahatma Gandhi pada 1928. Nasionalis karena meskipun dia seorang akademisi tapi turun gunung ikut memerdekakan bangsanya dari Inggris.

Mahatma Gandhi turun gunung berjuang memerdekakan negerinya tanpa senjata.(foto: google)

Nama Aslinya adalah Mohandas Karamchand Gandhi. Ia lahir 2 Oktober 1869, di Porbandar, India. Sebelumnya Gandhi menyelesaikan studinya di Sekolah Tinggi Alfred, Rajkot (1877), University College London, dan Samaldas College. Setelah itu dia terjun sebagai pejuang India memerdekakan negaranya dari cengkeram Inggris.

Istri tercintanya, Kasturba (w. 1883–1944) ikut andil dalam perjuangan Gandhi. Gandhi merupakan pejuang tanpa senjata. Senjatanya filosofi Satyagraha (Pasifisme) dan Ahimsa (antikekerasan).

Muhandas mendapat julukan ‘Mahatma Gandhi’ (bahasa Sansekerta berarti “Jiwa Agung”). Filosofinya ditunjukkan dengan  menjauhi pertikaian sesama sebangsa untuk mengusir penjajah. Ia yakin bahwa kekerasan hanya akan menghasilkan kekerasan lagi, “Jika mata dibalas mata, maka semua orang akan buta.”

Gandhi secara fisik kecil dan lemah. Tapi pikirannya, wawasannya, dan perjuangannya mampu menggetarkan Inggris. Dia yakin bahwa otot yang kekar tidak selamanya bisa mengatasi masalah. Kekuatan otot tidak dia gunakan dalam memperjuannkan negaranya. Tapi dia yakin, pikiran-pikirannya mampu mencerahkan bangsanya sehingga mau berjuang membela tanah airnya dan merdeka.

Berikut cuplikan beberapa tulisan Gandhi yang menyentuh.

 “Anda harus menjadi perubahan yang ingin Anda lihat di dunia.”

 “Yang lemah tidak akan pernah bisa memaafkan. Pengampunan adalah atribut yang kuat.”

 “Kebahagiaan adalah ketika apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda katakan, dan apa yang Anda lakukan selaras.”

 “Mata untuk mata hanya berakhir membuat seluruh dunia buta.”

 “Hiduplah seolah-olah Anda akan mati besok; belajar seolah-olah kamu hidup selamanya.”

 “Pertama mereka mengabaikan Anda, lalu mereka menertawakan Anda, lalu mereka melawan Anda, lalu Anda menang.”

“Anda tidak harus kehilangan kepercayaan pada kemanusiaan. Kemanusiaan adalah lautan; jika beberapa tetes laut kotor, lautan tidak

“Cara terbaik untuk menemukan diri Anda adalah kehilangan diri sendiri dalam melayani orang lain.”

“Kekuatan tidak berasal dari kapasitas fisik. Itu berasal dari keinginan yang gigih.”

 “Seorang pria hanyalah produk dari pikirannya; apa yang dia pikirkan, dia menjadi.”

 “Masa depan tergantung pada apa yang Anda lakukan hari ini.”

 “Perbedaan antara apa yang kita lakukan dan apa yang mampu kita lakukan akan cukup untuk menyelesaikan sebagian besar masalah dunia.”

 “Keyakinan saya bahwa tidak ada yang abadi dapat dibangun di atas kekerasan.”

“Kebebasan tidak berharga jika tidak termasuk kebebasan melakukan kesalahan.”

“Tidak ada yang bisa menyakitiku tanpa seizinku.”

 “Aku tidak akan membiarkan siapa pun berjalan di pikiranku dengan kaki kotor mereka.”

 “Kebesaran suatu bangsa dan kemajuan moralnya dapat dinilai dari cara hewan-hewannya diperlakukan.”

 “Ubah diri Anda – Anda memegang kendali.”

“Tanpa tindakan, Anda tidak ke mana-mana.”

“Seorang pengecut tidak mampu menunjukkan cinta; itu adalah hak prerogatif pemberani.” (sumber: Fearless Motivation. 11 Juni 2017. 20 Famous Mahatma Gandhi Quotes on Peace, Courage, and Freedom. Fearlessmotivation.com)

Demikian tulisan yang ditorehkan seorang Mahatma Gandhi. Jadi, benar, kekuatan yang dasyat bukan bersumber dari tubuh yang berotot tetapi dari pikiran-pikiran cemerlang yang menjadi pencerah. Gandhi sudah memberikan pencerahan kepada warga dunia.**(askurifai baksin)