Sebelum masuk materi alangkah baiknya kita merenung untuk memantapkan niat kita belajar menulis buku. Semoga dengan merenung Anda semakin meyakini bahwa keterampilan menulis itu penting, baik untuk pribadi maupun untuk berbagi dengan orang lain.

“Tidak salah mulai menulis dengan satu kata, kemudian digerakkan menjadi suatu cerita”. Demikian diungkapkan sastrawan masyhur dari Inggris Ernest Hemingway.

Ungkapan Ernest mengajarakan tentang anatomi sebuah tulisan. Jika sebuah tulisan Anda preteli (breakdawn) maka di dalamnya ada beberapa alinea (paragraf). Bila sebuah paragraf Anda kuliti maka di dalamnya ada beberapa kalimat. Demikian juga sebuah kalimat jika Anda pisahkan maka di dalamnya ada beberapa kata. Dari sini saya bisa menarik benang merah bahwa sebuah tulisan unsur terkecilnya adalah kata. Jadi, jenis tulisan apa pun yang penting Anda memilih ‘kata’ yang tepat. Memilih data yang tepat, tidak asal, tidak sembarangan inilah istilahnya ‘diksi’. Seorang penulis harus mampu memilih diksi yang tepat untuk setiap tulisannnya.

Menurut sejarahnya, Ernest Hemingway adalah seorang penulis yang menulis di manapun dia berada. Saat itu sedang berkecamuk Perang Dunia II. Ernest juga terlibat dalam kegiatan perang (embedded). Tapi di tengah medan pertempuran sang legenda ini tetap menulis. Intinya, dalam keadaan apa pun kita harus bisa menulis. Kondisi ramai dan gadung jangan mengendorkan Anda sebagai penulis.

Namun yang sering terjadi di lingkungan Anda, sering kegiatan menulis harus dilakukan di tempat yang sunyi dan sepi. Itulah banyak penulis yang sering mengkhususnya menulis di malam hari, di saat badan harus istirahat. Akibatnya karena badan yang seharusnya mendapat hak istirahat tapi tidak dipenuhi maka dia akan sakit. Apalagi banyak penulis yang menyelingi kegiatan menulis dengan merokok terus menerus dan minum kopi, akibatnya badan menjadi sakit.

Untuk itu biasakan menulis tidak harus menggunakan waktu spesial di malam hari yang sunyi dan sepi ditemani rokok dan kopi. Saya biasa menulis di mana pun. Saat tidak ada kuliah di kampus. Setelah pulang kerja di rumah sekitar pukul 19.00 – 22.00 WIB. Atau di pagi hari setelah salat subuh di masjid. Jadi, di mana pun selama Anda punya ide tulisan ya tuangkan tulisan Anda, daripada ditunda nanti lupa.

Wejangan Ernest sudah saya terapkan sehingga kalau mau menulis yang penting mencari kata-kata yang tepat, kemudian disusun menjadi sebuah kalimat. Ketika Anda membuat kalimat ingat bahwa satu kalimat hanya mengandung satu maksud. Jika Anda membuat kalimat tapi ada dua maksud maka yang terjadi kalimat Anda menjadi kalimat majemuk. Usahakan membuat kalimat tunggal sehingga maksudnya hanya satu.

Technique of Clear Writing: Amazon.co.uk: Robert Gunning …
amazon.co.uk

Untuk membuat kalimat tunggal kita harus menggunakan pedoman Fog Index temuan Robert Gunning. Menurut Robert yang mempunyai Robert Gunning Clear Writing Institute di California jika Anda membuat kalimat usahakan tidak lebih dari 17 kata per kalimatnya. Rinciannya sebagai berikut:

PANJANG KALIMAT KETERBACAAN
8 kata atau kurang Sangat mudah dipahami
11 kata Mudah dipahami
14 kata Agak mudah dipahami
17 kata Standar
21 kata Agak sulit dipahami
25 kata Sulit dipahami
29 kata atau lebih Sangat sulit dipahami.

Dengan panduan tersebut Anda bisa mengecek setiap kalimat yang Anda buat. Usahakan di angka 17 kata per kalimat sehingga tulisannya Anda mudah dipahami. Jangan biarkan tulisan Anda sampai lebih dari 25 kata per kalimat.

Setelah membuat kalimat barulah Anda membangun sebuah alinea. Sebuah alinea juga harus mengandung satu pokok pikiran utama (PPU) sehingga jika Anda membuat alinea harus mengandung hanya satu PPU. Sama dengan kalimat, jika Anda membuat alinenya mengandung dua PPU maka disebut alinea majemuk. Biasanya, alinea majemuk membua pembaca sulit memahami maksud penulis. Untuk itu hanya harus tetap konsisten membuat alinea yang mengandung satu PPU.

Setelah Anda membua alinea tunggal yang baik, saatnya Anda membangunnya menjadi sebuah bangunan tulisan. Jika ‘kata’ yang dipilih tepat kemudian kalimat yang dikemas efektif dan alinea yang dibangun baik maka bisa dipastikan tulisan Anda baik dan menarik. Nah, semua penulis harus punya target tulisannya BAIK dan MENARIK.

Itulah inspirasi dari seorang Ernest Hamingway yang sudah saya terapkan. Nah, silakan Anda juga bisa meniru cara menulis saya sehingga menulis itu mudah dan tanpa beban.***(askurifai baksin)