Persiapan Foto Pranikah Outdoor

Pemotretan outdoor adalah salah satu fasilitas yang disediakan untuk meningkatkan pelayanan fotografer baik yang freelance maupun studio foto. Bila pemotretan berada pada jangkauan dalam kota tertentu tidak banyak persiapan yang dibutuhkan. Lain soal kalau lokasinya jauh di luar kota dengan perbedaan suhu dan kelembapan yang jauh beda dari kota asal.

Berikut persiapan calon pengantin pada pemotretan foto pranikah outdoor :

  • menicure dan pedicure sehari sebelum pemotretan,
  • potong rambut bagi pria dan wanita harus melakukan wax,
  • istirahat cukup agar wajah terlihat segar di depan kamera, terutama wanita yang lebih mudah berkantung mata,
  • banyak minum air putih, mengkonsumsi vitamin dan jus buah,
  • apabila pemotretan mengejar waktu matahari terbit, usahakan rambut dicuci sore sebelumnya. Kalau tidak, bisa saja dicuci pagi hari sebelum pemotretan,
  • menyediakan baju casual yang senada untuk berdua, misalnya putih-jeans, pink-jeans dan lain-lain. Persiapkan juga sun glasses yang gaya, siapa tahu fotografer terinspirasi untuk menggunakannya,
  • bagi wanita jangan lupa mengenakan short legging warna putih atau coklat kulit untuk kenyamanan ketika berganti pakaian,
  • mengenakan sandal yang nyaman, mungkin beberapa pose juga memerlukan sepatu, jadi persiapkan juga sepatu pengantin,
  • bawalah sun block, make up artist untuk membantu memakaikan sebelum make up. Bawa juga hand and body lotion,
  • tidak harus membawa pendamping atau teman, para kru fotografer akan melayani calon pengantin dengan profesional agar merasa nyaman.

Tema Foto Kenangan Pasangan

Di mana Anda berdua bertemu? Mungkin itu pertanyaan sederhana untuk memilih tema foto pranikah Anda berdua. Bertemu di sebuah Pasar Buah, bertemu di perpustakaan? Atau tempat spesial lainnya bisa menjadi tema foto indah, yang akan selalu mengingatkan pertemuan cinta Anda.

Salah satu gaya foto prewedding bertema kenangan. (Foto: www.weddingku.com)

Tema Foto Tempoe Doloe

Tema foto pranikah tempoe doloe, atau jadul bisa jadi pilihan berdua. Berfoto di gedung yang memiliki nilai sejarah seperti museum, atau lokasi bersejarah lainnya. Hanya saja pada tema foto pranikah ini sebaiknya didukung kostum pranikah memadai, ditambah lagi dengan properti, atau asesoris tempo dulu yang mendukung kesempurnaan foto Anda berdua.

Contoh gaya foto pranikah tempo doeloe.(Foto: tipsnikah.blogspot.com)

Tema Foto Profesi

Anda berdua memiliki profesi yang sama? Jika profesi tersebut mempertemukan cinta Anda berdua, tema foto pranikah ini bisa jadi pilihan menarik.

Tema Foto di Area Publik

Berpose berdua di kepadatan terminal sebuah bandara, di dalam busway, atau di atas kereta yang sedang berjalan, dan area publik lainnya. Tema foto pranikah ini bisa menghasilkan foto yang tidak biasa dan unik.

Tema Foto Hobi

Kesamaan hobi pasangan pun bisa jadi tema yang menarik. Jika ada hobi yang menyatukan Anda berdua, seperti memelihara kucing, berkuda, atau koleksi benda antik. Tema foto pranikah ini bisa Anda pilih.

Jika punya hobi berkuda Anda bisa mengemas dengan tema hobi.(Foto: 88DB.com)

Tema Foto Movie

Anda berdua movie freak? Dan sering menghabiskan waktu nonton bioskop berdua? Nah, tema foto pranikah ala movie star, atau ala poster film favorit bisa Anda pilih. Dukung tema foto Anda dengan menggunakan kostum yang sesuai dengan film pilihan Anda.

Tema Foto Hang Out

Anda berdua anak nongkrong dan bertemu di sebuah tempat nongkrong atau hang out? Lokasi tempat nongkrong Anda bisa jadi pilihan tepat tema foto pranikah Anda berdua.

                Mengenai  lokasi pranikah dibedakan menjadi dua, yakni indoor pranikah dan outdoor pranikah.

Foto Classic Indoor Pranikah

Foto pranikah indoor. Pilihan tema foto pranikah kali ini dilakukan dalam ruangan, beberapa lokasi pranikah indoor seperti museum, gedung perkantoran, bisa jadi pilihan. Bisa dihasilkan foto yang cukup dramatis atau klasik, jika didukung dengan kostum pranikah memadai.

Tema foto pranikah indoor klasik.(Foto: weddingku.com)

Tema foto pranikah out door. (Foto: weddingku.com)

Tips Melakukan Pemotretan Foto Pranikah

Berikut adalah beberapa tips untuk pasangan yang akan melakukan foto pranikah.

  • Waktu pemotretan

Usahakan melakukan foto pranikah jauhjauh hari sebelum hari ‘H’ pernikahan. Misalnya dua bulan sebelum prosesi pernikahan. Berikan waktu yang cukup untuk sang fotografer melakukan post processing foto sehingga diperoleh hasil  maksimal. Jadi, tidak melakukan foto pranikah secara mendadak.

  • Cuaca

Usahakan untuk menghindari musim hujan dalam melakukan foto prewedding. Tapi meskipun hujan tak terhindari, tetaplah semangat, karena foto malah terlihat bagus karena hujan bisa memberikan efek dramatis, tapi tentunya butuh pengorbanan ekstra, baik dari pasangan maupun fotografer karena pemotretan dalam kondisi hujan/basah.

  • Komunikasikan tema dan konsep foto

Diskusikan tema/konsep foto pranikah dengan sang fotografer, sehingga antara fotografer dan keinginan pasangan sejalan. Kalau mempunyai ide-ide, serta keinginan tentang sebuah tema atau konsep, sampaikanlah kepada fotografer. Komunikasi antara pasangan dan fotografer sangat penting.

  • Jagalah kondisi kesehatan sebelum dan selama pemotretan

Menjaga kondisi tubuh sangat penting. Bisa dilakukan dengan makan dan istirahat secukupnya. Jangan mencoba untuk begadang, karena keesokan harinya pasangan calon pengantin harus bangun pagi hari untuk make up. Selama pemotretan, terus menjaga kondisi tubuh agar tetap segar, berbekallah air putih dalam kemasan. Ini akan sangat membantu, apalagi berada di daerah tropis, tentunya harus menjaga kondisi cairan tubuh kita.

  • Usahakan hanya ada pasangan dan sang fotografer

Dalam proses pemotretan pranikah, sering pasangan menjadi risih dan kaku. Hal ini wajar, karena kebanyakan pasangan foto pranikah bukanlah model. Terutama kalau pemotretan dilakukan outdoor, kemungkinan ada orang lain yang menonton, sehingga pasangan menjadi grogi, salah tingkah, dan sebagainya. Akhirnya, pose akan jadi kaku, dan pada hasil foto, pasangan terlihat tegang. Cara mengatasinya dengan mencoba bersikap santai, relax, ngobrol-ngobrol dengan pasangan, bercanda dengan fotografer, dan anggap tidak ada orang lain di lokasi pemotretan sehingga suasana menjadi lebih nyaman.

  • Jagalah selalu mood

Hal ini sangat penting dalam proses pemotretan. Aura mood akan terpancar pada hasil foto pernikahan. Kalau pasangan merasa capai, lelah, atau dalam kondisi marah-marah, ekspresi yang dihasilkan di foto akan terlihat kurang memuaskan. Jadi, jagalah mood selalu dalam suasana bahagia dan gembira. Karena foto pranikahmerupakan foto yang dilakukan sekali dalam seumur hidup dengan pasangan.

Poin-poin di atas sangat penting diperhatikan untuk terciptanya hasil memuaskan sesuai dengan yang Anda inginkan. Baik itu fotografer yang harus siap dengan alat dan skill, juga konsumen harus memperhatikan aturan yang disepakati agar tercipta hasil sesuai yang di inginkan bersama.

Berikut contoh-contoh foto pranikah outdoor yang lain:

Contoh foto prewedding out door. (Foto: Mahasiwa UIN Bandung)
Foto prewed di ruang publik.(Foto: Yansend)
Foto pranikah banyak dilakukan di masjid.(Foto: Yans.Lokasi: Masjid Besar Petarukan)

Gaya Foto Pengantin

Setelah foto pranikah sudah Anda kemas barulah Anda berpikir bagaimana mengatur calon mempelai dalam foto wedding. Jika pada pranikah Anda boleh menggunakan berbagai gaya tapi dalam foto wedding perlu memerhatikan aspek etika dan etiket.

1.  Gaya modern atau klasik

Pada tipe ini, ada beberapa checklist untuk foto, dari pasangan pengantin, keluarga pengantin sampai teman-teman pengantin. Gaya modern menyadur dari pernikahan kalangan Barat yang serba glamor. Tapi modern yang tidak glamor juga tetap ada.

Untuk yang klasik biasanya karena menginginkan citarasa unik dan langka. Bukan berarti lebih murah dibanding gaya modern. Karena peralatan dan setting gaya klasik umumnya berbayar maka gaya ini tentu bisa lebih mahal dibanding yang modern. 

Salah satu gaya foto pengantin klasik.(Foto: Dodi H)

2. Gaya foto jurnalistik

Tujuan utama photo journalism adalah untuk menunjukkan kisah dari proses  pernikahan. Gaya ini mengarahkan mempelainya pada situsi romantis dengan pendekatan candid moment, yakni gaya yang seolah tidak diarahkan tapi natural. 

3. Gaya hitam putih

Gaya ini kini banyak diminati, terutama karena untuk keabadian sang pengantin. Konsep hitam putih memberikan sentuhan klasik dan abadi sehingga dipilih untuk kenangan monumental. Di saat dunia semakin modern orang ingin kembali pada situasi klasik yang damai, sederhana tapi romantik.

4. Gaya kreatif

Gaya ini lebih menitikberatkan pada foto close up dari subjek tertentu seperti bridal bouquet, cincin kawin dan banyak lagi aksesoris pernikahan. Gaya ini cukup menguras kreativitas fotografernya sehingga pantas untuk mendapatkan imbalan lebih tinggi dibanding gaya lainnya.

Gaya kreatif pemotretan pernikahan. (Foto: tipsnikah.blogspot.com)

5. Gaya foto warna

Berbeda dengan gaya hitam putih, gaya penuh warna ini memberikan kesan hidup dan semarak untuk pasangan pengantin. Apalagi jika akan dibuatkan figura besar yang akan dipampang di ruang tamu. Tentu pemilihan warnanya harus sesuai dengan karakter orang. Jangan salah kostum dan norak.(www.tipsfotografi.com)

Gaya foto warna menggunakan lensa fish eye.(Foto: tipsnikah.blogspot.com)

Nah, itulah gaya dalam pemotretan pranikah dan foto pernikahan. Sebagai fotografer andal panduan tersebut menjadi cukup berarti untuk meningkatkan daya saing dan cita rasa hasil prmotretan Anda. Panduan lain bisa Anda dapatkan dari banyak sumber, tapi yang sudah disebutkan di atas sebagai salah satu khasanah dalam perbendaharaan bisnis foto pengantin.