Bab ini berisi pemaparan sistematika karya tulis ilmiah yang dapat digunakan sebagai arahan bagi penulis menyusun karya tulis ilmiah terutama pada pelaporan. Dalam menulis karya ilmiah ada beberapa sistematika yang Iazim digunakan. Hal ini disesuaikan dengan pedoman dan konvensi yang disepakati atau ditentukan oleh suatu instansi atau organisasi.

10.2 Capaian Pembelajaran

Mahasiswa dapat menulis karya ilmiah sesuai dengan sistematika.

10.3 Sistematika Karya Tulis Ilmiah

Subbab ini berisi arahan bagi mahasiswa untuk dalam menyusun laporan kegiatan penelitian.

10.4 Sistematika Penulisan

Penelitian yang telah dilakukan dapat dilaporkan. Pelaporan penelitian dapat disusun dengan menyesuaikan dengan cara yang telah diatur baik dan teratur menurut sistem. Sistematika yang akan mempermudah akses informasi bagi pembaca. Pada dasarnya ada tiga komponen utama dalam kanła tulis ilmiah sesuai dengan konvensi seperti terlihat tabel di bawah.

Komponen Pelengkap Awal 1. 2. 3. Halaman Judul Halaman Pengesahan (untuk tugas akhir, bila diperlukan,    dan sebagainya.) Prakata atau Pengantar
    Kata Pengantar (bila perlu)Sari (abstrak dalam bahasa Indonesia) Abstract (dalam bahasa Inggris)Daftar IsiDaftar TabelDaftar GambarDaftar GrafikDaftar LampiranDaftar Lambang dan SingkatanDaftar Istilah Komponen Utama PendahuluanLandasan TeoriMetode dan Teknik PenelitianHasil dan PembahasanPenutup Komponen Pelengkap Akhir Daftar PustakaLampiranIndeksRiwayat Hidup Penulis

Pada komponen utama susunan bab dapat terdiri atas empat, lima, atau enam bab. Hal tersebut disesuaikan dari penyusunan bab.

Komponen Utama
PendahuluanLandasan TeoriHasil dan Pembahasan Penutup PendahuluanLandasan TeoriMetode dan Teknik Penelitian Hasil dan Pembahasan Penutup PendahuluanLandasan Teori Metode dan Teknik Penelitian Hasil Penelitian PembahasanPenutup

Komponen tersebut dapat disusun dalam beberapa sistematika.

Sistematika A

BAB 1 PENDAHULUAN 1 1 2 1.3. dst. BAB 11 LANDASAN TEORI 1… 2.2.1. … 222 … 2.2.2 1 … 2222 … 2.3 dst. BAB 111 METODE DAN TEKNIK PENELITIAN 3 1 21 3.2.2 dst. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4 1 42 4.2.1. … 4.2.2. dst. BAB V PENUTUP 6 1 6.2.dst.

Sistematika B

BAB 1 PENDAHULUAN 1 C. dst. BAB 11 LANDASAN TEORI 1. a. 1) 2) C. dst. BAB 111 METODE DAN TEKNIK PENELITIAN 1, a. b. 1) 2) C. dst BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN C. dst. BAB V PENUTUP B. dst.

10.5 Penjetasan singkat komponen karya tulis ilmiah

Halaman Judul

Halaman judul memuat informasi berikut: judul karya tulis, pernyataan penulisan karya ilmiah sebagai sebagian syarat memperoleh hal tertentu, nama lengkap dan nomor induk mahasiswa penulis, logo instansi, nama lembaga, kota, dan tahun penulisan.

Prakata atau Pengantar

Halaman ini memuat pernyataan syukur, ratar belakang masaiah yang dibahas disertai tujuan singkat, hambatan yang dialami selama proses penelitian, bantuan yang diterima, ucapan terima kasih dan apresiasi penulis kepada pihak-pihak yang telah membantu dan memberikan kontribusi terhadap penyelesaian karya ilmiah, dan keterbukaan dalam menerima saran.

Kata Pengantar

Kata pengantar dibuat bukan Oleh penulis, tetapi Oleh pihak Iain yang memiliki otoritas di bidang keilmuan tertentu maupun di kelembagaan. Kata pengantar berisi rekomendasai dan nilai dan manfaat dari tulisan. Biasanya kata pengantar ditulis untuk sebuah buku.

Sari

Sari atau abstrak (abstract) merupakan miniatur karya tulis ilmiah. Abstrak harus berisi hal berikut: (1) informasi umum mengenai penelitian yang dilakukan; (2) tujuan penelitian; (3) alasan dilaksanakannya penelitian; (4) metode penelitian yang digunakan, dan; (5) temuan penelitian. Selain itu, abstrak juga dilengkapi dengan kata kunci maksimal berjumlah lima kata atau kelompok kata. Abstrak ditulis dalam satu halaman dan diketik dengan satu spasi dan katanya maksimal berjumlah

200 kata.

Daftar Isi

Daftar isi merupakan penyajian sistematika isi secara rinci dari karya tulis ilmiah. Daftar isi berfungsi untuk mempermudah para pembaca mencari bab atau subbab yang akan dibaca. Untuk itu, judul bab atau subbab yang ditulis dalam karya tulis harus disertakan dengan nomor halaman.

Nomor-nomor halaman awal dalam penulisan daftar isi, sebelum BAB I menggunakan angka romawi (i,ii, iii dan seterusnya). Selanjutnya, mulai dari BAB I sampai dengan haiaman terakhir dari karya tulis menggunakan angka arab (1,2,3 dan seterusnya) (contoh terlampir).

Daftar Tabel

Daftar tabel menyajikan secara berurutan mulai dari tabel pertama sampai dengan tabel terakhir yang tercantum dalam karya tulis. Nomor tabel pada daftar tabel ditulis dengan dua angka, dicantumkan secara berurutan yang masing-masing menyatakan nomor urut bab dan nomor urut tabel di dałam karya tulis ilmiah. Contoh: tabel 2.5., artinya tabel nomor 5 pada bab 2.

Daftar Gambar

Daftar gambar sama seperti fungsi daftar-daftar lainnya, yakni menyajikan gambar secara berurutan mulai dari gambar pertama sampai dengan gambar terakhir yang tercantum dałam karya ilmiah. Nomor gambar pada daftar gambar ditulis dengan dua angka Arab, dicantumkan dengan secara berurutan yang masing-masing menyatakan nomor urut bab dan nomor urut gambar di dałam karya tulis ilmiah. Contoh: gambar

2.6., artinya gambar nomor 6 pada bab 2.

Daftar Grafik

Daftar grafik juga sama seperti fungsi daftar-daftar lainnya, yakni menyajikan grafik secara berurutan mulai dari grafik pertama sampai dengan grafik terakhir. Nomor grafik pada daftar grafik ditulis dengan dua angka Arab, dicantumkan dengan secara berurutan yang masing-masing menyatakan nomor urut bab dan nomor urut grafik di dałam karya tulis ilmiah. Contoh: grafik 2.7., artinya grafik nomor 7 pada bab 2.

Daftar Lampiran

Daftar lampiran menyajikan lampiran secara berurutan mulai dari pertama sampai dengan terakhir yang tercantum dałam karya tulis ilmiah, misalnya peta, gambar, ilustrasi yang berfungsi sebagai penunjang, atau kuesioner, pedoman wawancara, contoh perhitungan, surat yang memiliki keterkaitan, dan sebagainya. Nomor lampiran didasarkan pada kemunculannya dałam laporan skripsi. Lampiran yang pertama kali disebut dinomori lampiran 1 dan seterusnya.

Indeks

Indeks memuat daftar istilah yang disusun secara alfabetis dan dirujuk ke nomor halaman tempat istilah itu berada. Selain itu, indeks juga juga dapat memuat nama yang terdapat dalam tulisan.

Daftar Riwayat Hidup

Halaman ini memuat nama lengkap penulis, tempat tanggal lahir, alamat, riwayat pendidikan dan pekerjaan, pengalaman profesi, dan sebagainya. Riwayat hidup ini dapat disusun dalam bentuk daftar maupun bentuk narasi.

10.6 Perlatihan
  1. Komponen apa saja yang harus terdapat dalam sebuah karya tulis ilmiah?
  2. Jelaskan perbedaan fungsi dan isi bab pendahuluan dan landasan teori!
  3. Jelaskan perbedaan fungsi dan isi subbab hasil dan pembahasan!
  4. Sebutkan apa saja yang termasuk dalam komponen awal karya tulis ilmiah!
  5. Ikhwal apa saja yang harus dimuat dalam sari atau abstrak?
  6. Sebutkan apa saja yang termasuk dalam komponen akhir karya tulis ilmiah!
10.7 Ringkasan Materi

Dalam proses menyusun laporan penelitian atau karya tulis ilmiah salah satu hal harus diperhatikan adalah sistematika yang digunakan. Sistematika karya tulis ilmiah ada beragam. Akan tetapi, pada dasarnya terdiri atas tiga, yaitu komponen pelengkap awal, utama, dan akhir. Pada  komponen utama jumlah bab dan subbab juga beragam bergantung pada pengklasifikasian bab, tetapi dasarnya adalah terdiri atas pendahuluan, landasan teori, metode dan teknik penelitian, hasil dan pembahasan, serta simpulan.