Setelah beberapa waktu lalu diadakan full assessment terhadap beberapa skema yang sudah disusun untuk perluasan ruang lingkup skema dari 3 skema ditambah 29 skema, Jumat (12/5/2022) di sebuah hotel di bilangan Dago Bandung, LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Unisba mengadakan konsinyaring pembuatan perangkat asesmen. Kegiatan ini merupakan upaya menyamakan persepsi antara satu asesor dengan aseosor lain setelah perwakilan asesor mengikuti full assessment.

Delapan asesor yang sudah mengikuti full assessment pada saat konsinyaring memaparkan hasil temuan yang dipandu oleh master asesor dari BNSP beberapa waktu lalu. Satu per satu mereka mempresentasikan hasil temuan skema yang sudah diperbaiki oleh masing-masing asesor yang diikuti asesor lain.

Menurut Ketua LSP Unisba, Dr. Kiki Zakiah, konsinyaring merupakan tahapan yang harus dilakukan oleh semua LSP yang akan melakukan perluasan skema untuk menyamakan persepsi semua asesor yang sudah membuat skema.

“Meskipun dilakukan selama sehari ternyata masih diperlukan waktu lagi untuk memperbaiki masing-masing skema, terutama yang menyangkut pembuatan SOP untuk masing-masing unit elemen kompetensi sehingga LSP Unisba memberikan waktu kepada para asesor untuk melanjutkannya di rumah masing-masing,” ungkap Kiki.

Kiki menyebut setelah kegiatan konsinyaring ini selesai dan masing-masing skema sudah lengkap maka langkah selanjutnya adalah kegiatan witness untuk memantapkan skema dan asesornya melakukan ujicoba kepada asesi.

“Inshaallah setelah witness lancar LSP Unisba bisa melakukan perluasan skema menjadi 32 skema,” jelas Kiki.

Sebagai bagian dari LSP Unisba, saya juga mengikuti kegiatan tersebut, terutama karena saya juga seorang asesor LSP dan juga yang menyusun skema Menulis Naskah Program Televisi. (ask/png)